Diunduh : 3
Maret 2015
Penulis : Afika
Penyusun : Wahyu
Richo Rusdika
Judul : data
yang diteliti dari tipe-tipenya
Penelitian
berdasarkan pada tujuannya
1. Penelitian
Eksploratoris
Penelitian ini
dilakukan bilamana sebuah penelitian tidak familiar dengan masalah yang
diteliti. Topik yang diteliti masih relatif baru dan literatur atau hasil
penelitian yang membahas masalah tersebut masih langka.
2. Penelitian
Deskriptif
Penelitian ini
bermaksud untuk memberikan uraian mengenai suatu gejala sosial yang di teliti.
Penelitian ini mendeskripsikan suatu gejala berdasarkan indikator-indikator
yang dijadikan dasar dari ada tidaknya suatu gejala yang diteliti.
3.Penelitian
Eksplanatoris
Penelitian ini untuk
menjawab apakah suatu gejala sosial tertentu berhubungan dengan gejala sosial
yang lain atau apakah suatu variable berhubungan dengan variable yang lain.
Maksud dari penelitian ini sebenarnya untuk menguji hipotesis yang
diketengahkan oleh peneliti.
Penelitian dibedakan
atas dasar kegunaannya
1. Penelitian murni (
pure research atau basic research )
Kegiatan penelitian
ini dimaksudkan untuk mengembangkan konsep, mengembangkan teori, menguji
hipotesis, atau menguji kebenaran suatu teori.
2. Penelitian terapan
( applied research )
Kegiatan penelitian
ini dimaksudkan untuk memecahkan masalah atau penyakit masyarakat tertentu.
Kegunaannya bersifat praktis, yaitu untuk mengatasi persoalan yang harus segera
dipecahkan.
3. Penelitian aksi (
action research )
Penelitian ini
bermaksud untuk mengatasi masalah dengan cara memberikan tindakan-tindakan
nyata.
4. Penelitian
kebijakan ( policy research )penelitian ini dimaksudkan berdasarkan data yang
ada dapat dirumuskan suatu kebijakan tertentu. Kebijakan dapat berupa
peraturan, undang-undang, surat keputusan, dan lain sebagainya yang memiliki
kekuatan hukum tersebut.
5. Penelitian
evaluasi ( evaluation research )
Penelitian ini
dimaksudkan untuk menilai suatu program, kegiatan, atau kebijakan yan ditujukan
untuk mengintervensi masyarakat.
Dilihat dari lokasi
atau tempat dimana penelitian dilakukan
1. Penelitian Kancah
( field research )
Penelitian ini
dilakukan di suatu wilayah geografi tertentu dimana peniliti terjun langsung ke
masyarakat melihat apa yang terjadi. Biasanya dengan pengamatan, wawancara,
atau kuesioner yang dia berikan kepada responden.
2.
Penelitian Kepustakaan ( library research )
Penelitian ini
dilakukan dengan cara peneliti memeriksa bahan-bahan yang telah ditulis oleh
orang lain. Kegiatan peneliti ini ialah membaca seluruh dokumen baik yang
diterbitkan secara resmi ataupun yang terdapat diseluruh bahan cetakan, micro
film, micro fisch, pita rekaman, atau sumber-sumber lain yang telah dikumpulkan
oleh orang lain.
Dibedakan atas dasar
metode utamanya yang dipakai
1.
Penelitian Survei
Penelitian ini
mengumpulkan data terhadap sejumlah individu yang dianggap representative
mewakili populasinya untuk memperoleh sejumlah nilai-nilai tertentu atas
sejumlah variable yang dipilih.
2.
Penelitian Kasus
Penelitian ini
bertujuan untuk mempelajari segala gejala-gejala sosial melalui analisis yang
terus menerus tentang kasus yang dipilih. Kasusnya bisa jadi individu,
kelompok, suatu episode, suatu proses, suatu komunitas, suatu masyarakat.
3.
Penelitian eksperimental
Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemungkinan saling hubungan sebab
akibat antar dua variabel atau lebih dengan memberikan perlakuan tertentu pada
kelompok eksperimental. Didalam penelitian sosial biasanya tidak dapat
melakukan kegiatan penelitian ekperimental sungguhan karena tidak mungkin untuk
mengontrol seluruh variable yang mempengaruhi timbulnya suatu akibat.
4.
Penelitian Grounded (grounded research)
Penelitian ini
bertujuan untuk menghasilkan teori yang ditarik secara induktif dari studi yang
mendalam.
Menurut buku Metode
Penelitian Sosial ( Suatu Teknik Penelitian Bidang Kesejahteraan Sosial dan
Ilmu Sosial Lainnya ) yang ditulis oleh Dr. Irawan Soehartono. Jenis penelitian
yang disebutkan dalam buku ini hanya ada beberapa saja, antara lain :
1. Penelitian
Pekerjaan Sosial
Penelitian ini
berfungsi untuk memberikan sumbangan bagi pengembangan pengetahuan yang dapat
dipercaya untuk melayani tujuan dan cara-cara kerja pekerja sosial dalam semua
cabangnya. Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian sosial. Pengertian
penelitian sosial sendiri adalah penelitian yang berfungsi melayani
pengembangan ilmu-ilmu sosial.
2. Penelitian
Eksplortori ( penjajagan ) atau Penelitian formulatif
Penelitian yang
bertujuan untuk lebih mengenal atau memperoleh pandangan baru tentang suatu
gejala, yang seringkali untuk dapat merumuskan masalah penelitian dengan lebih
tepat atau untuk dapat merumuskan hipotesa.
3. Penelitian
Deskriptif
Penelitian yang
bertujuan untuk menggambarkan dengan lebih teliti ciri-ciri individu, situasi,
atau kelompok. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menentukan
frekuensi terjadinya sesuatu atau hubungan sesuatu dengan sesuatu yang lain.
4. Penelitian Survei
Penelitian survei
adalah penelitian pengamatan yang berskala besar yang dilakukan pada
kelompok-kelompok manusia. Yang dimaksud pengamatan disini tidak hanya terbatas
pada pengamatan dengan penglihatan, tetapi yang dimaksud adalah bahwa data yang
dikumpulkan tidak sengaja ditimbulkan oleh peneliti seperti yang dilakukan
dalam eksperimen.
Menurut buku Metode
Penelitian Sosial ( Berbagai Alternatif Pendekatan ) yang ditulis oleh Bagong
Suyanto dan Sutinah, jenis penelitian yang dicantumkan hanya ada dua. Jenis
penelitian tersebut adalah :
1. Penelitian
Kuantitatif
Penelitian ini
menggunakan data berupa angka. Di dalam penelitian kuantitatif terdapat tiga
tipe analisis , yaitu:
a. Analisis utama /
primer ( primary analysis ) : merupakan analisis asli yang dilakukan oleh
peneliti yang menghasilkan temuan tentang topik spesifik. Dengan kata lain
analisis primer adalah suatu analisis yang mempertimbangkan data / informasi
utama yang diperoleh dalam suatu penelitian.
b. Analisis sekunder
atau analisis data sekunder ( secondary analysis ) : merupakan suatu analisis
tentang temuan-temuan yang ada dari peneliti lain yang mungkin menggunakan
metode yang berbeda dan lebih halus. Dengan kata lain, analisis ini memfokuskan
pada data yang telah dikumpulkan/disusun dan dianalisis serta melakukan suatu
analisis kedua atau ketiga kalinya.
c. Meta-analysis
: yaitu suatu analisis tentang data atau informasi yang telah
dikumpulkan/ disusun dan dianalisis dari beberapa studi.
2. Penelitian Kualitatif
Merupakan penelitian
yang menghasilkan data deskriptif mengenai kata – kata lisan maupun tertulis,
dan tingkah laku yang dapat diamati dari orang-orang yang diteliti. Penelitian
kualitatif memiliki karakteristik khusus, antara lain :
a. Bersifat induktif
: yaitu berdasar pada prosedur logika yang berawal dari proposisi khusus
sebagai hasil pengamatan dan berakhir pada suatu kesimpulan hipotesis yang
bersifat umum.
b. Melihat pada
setting dan manusia sebagai satu kesatuan, yaitu mempelajari manusia dalam
konteks dan situasi dimana mereka berada.
c. Memahami perilaku
manusia dari sudut pandang mereka sendiri ( sudut pandang yang diteliti )
d. Lebih mementingkan
proses penelitian daripada hasil penelitian.
e. Menekankan pada
validitas data sehingga ditekankan pada dunia empiris.
f. Bersifat
humanistis: yaitu memahami secara pribadi orang yang diteliti dan ikut
mengalami apa yang dialami orang yang diteliti dalam kehidupan sehari-hari.
g. Semua aspek
kehidupan sosial dan manusia dianggap berharga dan penting untuk dipahami
karena dianggap bersifat spesifik dan unik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar